"Rembulan Malammu"


REMBULAN MALAMMU
by: R.A.

Hai rembulan malamku, apa kabar ?
Aku harap kau baik-baik saja
Ku harap kau masih diselimuti cahaya jinggamu
yang cerah, namun menghangatkan

Tepat beberapa tahun sudah
ku meminta bayangmu tuk tetap hadir di benakku
meski mereka tanya mengapa ?
ku masih saja diam seribu bahasa

Tapi ku ingin jujur padamu,
melalui rangkaian kata ini, ingin ku buat sebuah pengakuan
Ahh, tak usah kau harap indah yaa

Jadi, jikalau ku boleh bercerita
ku sudah menghabiskan beberapa tahun lamanya
mengharap apa yang malam harapkan pada rembulan

sinar ...
cahaya ...
teman ...

ohh, mungkin lebih tepat 
bila kau menyebutnya sebagai 
  pendamping malam ...
seperti rembulan ...

seperti aku, 
yang ingin menjadi 

malammu ...
jam tanganmu ...
pembatas bukumu ...
dan selimut hangatmu ...

Gila bukan ?
Sebegitunya aku menginginkanmu
 Memang gilaa,
aku bahkan tak tahu
mengapa aku mau menjadi semua itu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu

Doaku atau doa Ibuku ?

Atok